Ngojek Malam

Suatu hari, seperti biasa Dola seorang laki-laki yang telah beristri namun belum dikaruniai seorang anak, laki-laki yang berprofesi sebagai tukang ojek, mulai mencari rezeki setelah menunaikan shalat subuh di Masjid. Memburu penumpang dengan Mengendarai sepeda motornya di tengah hirukpikuk kota yang mulai disibukkan oleh berbagai aktifitas. Berharap hari itu ia akan memperoleh senyum yang terukir di wajah istrinya lantaran ia pulang membawa uang yang banyak. 
Sepertinya hari itu Dola kurang beruntung. Sebab, sejak pagi hingga sore, tak satu pun ada penumpang yang menduduki motornya. Akhirnya ia bertekad untuk mengojek malam. Meski badan terasa pegel, tapi niat untuk pulang ke rumah diurungkannya. Takut senyum seorang istri yang didambakannya berubah ketika mendapati dirinya pulang hanya membawa keringat. 
Jam sepuluh malam, Dola berhenti di depan halte. Sebab, kebetulan ada bus yang sedang singgah. Ada seorang ibu-ibu tua yang memanggilnya, memintanya mendekat, mungkin sedang membutuhkan ojek untuk mengantarnya. Namun mata Dola tertuju pada sesosok pria tua yang membuat hati Dola berbisik: “Wah! Orang kaya nih! Kayaknya orang China. Kalau gua tumpangin dia, bisa-bisa berkali lipat ongkosnya! Gak sia-sia gua ngojek malam.” Akhirnya Dola mendekati pria China itu dan tidak mempedulikan ibu-ibu tua yang susah payah berteriak “ojek3 Tanda seru” padanya. 
“Ke jalan mana Pak?” Tanya Dola setelah motor melaju cepat. 
“Lurus aja, nanti saya kasih tahu arahnya.” Jawab pria China, datar. 
Setelah mengikuti arah dari si penumpang, Tiba-Tiba Dola merasa ada yang aneh. Pria China itu tak lagi bersuara, dan motor Dola Terasa lebih ringan, seolah tidak ada orang yang sedang ia bonceng. 
“Wah! Jangan-jangan dia ketiduran, terus jatuh di tengah jalan,” Pikir Dola. 
Dola mengintip lewat kaca spion, dan terkejut melihat pria China itu sudah tidak ada lagi di belakangnya. Dola menghentikan sepeda motornya berharap ia masih menemukan si pria China yang belum lama terjatuh. Alangkah terkejutnya Dola ketika mendapati dirinya sedang berhenti di depan kuburan China. Tanpa pikir panjang lagi, Dola langsung memutar balik arah sepeda motornya dan sejurus Dola langsung meninggalkan area perkuburan China. 
Istri Dola yang melihat suaminya seperti orang dikejar-kejar setan, menertawakan atas apa yang dialami suaminya. 
“Ha ha ha … kualat lo!  Makanya jangan mata duitan, mentang-mentang ibu-ibu tua yang mau naik, terus penampilannya biasa-biasa aja, nggak dipeduliin. Giliran yang penampilannya kaya, padahal nggak dipanggil, eh malah dideketin. 
“Eh… suami lagi ketakutan bukannya dihibur, malah diketawain. Lo nggak ngalamin sih! Coba lo ada di posisi gua, lo ketakutan juga kan?!” Gerutu Dola. 
“Siapa suru lo ngojek malam terus mata duitan? Besok-besok ngojek malam aja lagi, biar lo ketemu sama hantu China itu.” 
“Oga ahh! Kapok gua ngojek malam lagi! Ya udah besok-besok jangan ada yang ngomel-ngomel ya, kalau gua pulang nggak bawa uang… 
#kisahnyata
Penulis: Miftah Hilmy Afifah

Komentar